Masih Ada jalan Keluar

Ketika permasalahan hidup membelit dan kebingungan serta kegalauan mendera rasa hati. Ketika gelisah jiwa menghempas-hempas. Ketika semua pintu solusi terlihat buntu. Dan kepala serasa hendak meledak: tak mengerti apalagi yang mesti dilakukan. Tak tahu lagi jalan mana yang harus ditempuh. Hingga dunia terasa begitu sempit dan menyesakkan. Ketika kepedihan merujit-rujit hati. Ketika kabut kesedihan meruyak, menelusup ke dalam sanubari. Atas musibah-musibah yang beruntun mendera diri. Apalagi yang dapat dilakukan untuk meringankan beban perasaan? Apalagi yang dapat dikerjakan untuk melepas kekecewaan? Ketika kesalahan tak sengaja dilakukan. Ketika beban dosa terasa menghimpit badan. Ketika rasa bersalah mengalir ke seluruh pembuluh darah. Ketika penyesalan menenggelamkan diri dalam air mata kesedihan. Apa yang dapat dilakukan untuk meringankan beban jiwa ini? Allah berfirman, “Barangsiapa bertakwa kepada-Nya, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.” Rasulullah bersabda, “Ikutilah kesalahan dengan amal baik, niscaya ia akan menghapus dosa-dosamu.” Ibnul Jauzi pernah berkata, “aku pernah dihimpit permasalahan yang membuatku gelisah dan galau berlarut-larut. Kupikirkan dan kucari solusi dengan segala cara dan usaha. Tapi aku tidak menemukan satu jalan pun untuk keluar darinya, hingga kutemukan ayat itu. Maka kusadari, bahwa jalan satu-satunya keluar dari segala kegalauan adalah ketakwaan. Dan ketika jalan ketakwaan itu kutempuh, tiba-tiba Allah sudah lebih dulu menurunkan penyelesaian. Maha suci Allah”. Sungguh kita semua pasti pernah merasakan kebuntuan hati. Seolah semua jalan keluar sudah tertutup rapat. Maka saat itulah kita baru menyadari betapa lemahnya kita dan betapa besarnya kekuasaan Allah SWT. Menyadari kelemahan bukan berarti pasrah sebelum ikhtiar. Bukan pula pembenaran atas segala kesalahan dan kecerobohan. Namun sebagai bentuk bersandarnya hati pada Dzat yang Maha Besar yaitu Allah SWT, manakala semua langkah ikhtiar untuk keluar dari permasalahan sudah dicoba. Saudaraku…. Tapakilah jalan takwa, niscaya akan datang pertolongan Allah. Dan segala kegelisahan pun akan segera sirna. Wallahu a’lam.

http://lhiena.wordpress.com/wp-admin/post-new.php

dia yang menginspirasi untuk menempatkan Allah di atas segalanya♥

Hal pertama yang saia baca darinya adalah kengkuhan untuk mengakui kenyataan. Ada beberapa hal yang disembunyikannya dari kami, dari mata semua orang yang melihatnya dengan cemas dan dengan kesedihan. Matanya tidak sedikitpun bisa berbohong,meskipun dari nada bicaranya sangat menyakinkan kami bahwa dia baik2 saja.Tetapi tidak dengan matanya,saia tahu ada kesedihan yang juga tidak bisa ia sampaikan secara sembarangan dan gamblang kepada orang yang baru ia kenal seperti kami.Raut  muka penuh misteri menemani sepanjang perjalanan sejak awal sampai akhir. hanya harapan dan keajaiban yang bisa membuatnya membuka mulut untuk menecritakan derita dan suka yang dia alami. Terlalu angkuh atau memang karena terlalu tertutup pada orang baru seperti kami??Banyak pertanyaan yang hinggap di otak kami, banyak juga jawaban yang tidak saia temukan dari mulutnya.Teman-temannya pun memilih untuk tidak tahu dan tidak mau tahu dengan kondisinya.Diam dalam lamunan, tertawa dalam tangisan, dan tidur dalam pesakitan.Saia yakin itu!!!tak ada satu ceritapun keluar dari mulutnya kecuali kata “gag papa”.Seberapa jauh dan seberapa dalam pertanyaan yang saia utarakan tidak cukup menumbuhkan kesadaran dan iba darinya untuk membuka diri.Nampaknya, memang butuh kesabaran ekstra dan kekuatan yang cukup besar untuk membuatnya melihat dan menyadari keberadaan kami di s ana untuk membantunya dan menjadi temannya.

Entah karena terlalu asyik dalam kegiatan kami atau karena kami sudah cukup lelah berkutat dengan kebisuannya, kami tega meninggalkannya dalam malam yang menusuk,dalam kesepiannya, dan dalam pesakitannya.Tanpa kami sadari diamnya kini bukan hanya karena menahan sakit, bukan hanya karena kebingungannya mengungkapkan apa yang dirasakan karena saia yakin terlalu banyak cerita yang selama ini tidak ia buka untuk orang lain. Dia pingsan dalam duduknya, dan sekali lagi kami tidak menyadarinya. Henti nafas,Rabb!!!kepanikan menggelayuti hati ini.Harus dengan cara bagaimana saia menjadikan kondisinya lebih baik. Seolah semua ilmu yang pernah saia dapat hilang dibawa ketakutan dan kepanikan akan kehilangan dia. Terlalu awal memang  untuk mengatakan semua ini, tetapi harus saia sadari saia justru menyayanginya setelah saia melihat bagaimana ia berjuang melawan semua ini. Rabb,, bantu ia melawan semua ini!!!

Tak tahu lagi dengan cara apa harus menyelamatkannya,teriak dan tangis yang sebetulnya haram dilakukan pada saat itu pun hanya menjadi sebuah norma saja. Tak sanggup saia melihatnya lebih sakit dari pada ini.Di tengah malam, di tengah hutan, di atas bukit!!Tuhan, rasanya sungguh tak bisa saia percayai semua ini. bayangkan, Rumah sakit terdekat jaraknya 10km, melewati jalan berbukit2 dan berkelok2.Hmm,,begitu gila ide yang panitia telorkan sehingga menemukan tempat itu.

… continue reading this entry.

salah 1=9!!!!

wah,salah memberikan penilaian terhadap seseorang berbuah penyesalan. Saia salah memposisikan diri, saia anggap dy adalah orang yang saia kenal beerapa tahun yang lalu tanpa melihat bagaimana dy yang sekarang. Saia meilhatnya hanya dari kacamata yang saia pakai, bukan dari kacamatanya. Saia fikir dengan lingkungannya yang sekarang, dy akan tetap menjadi manusia yang sama dengan beberapa tahun yang lalu, bisa jadi akan lebih buruk karena melihat dari beberapa kasus yang ada lingkungan dimana dy berada adalah lingkungan yang sangat mengerikan untuk dikisahkan apalagi mendengar cerita dari teman2 tentang perubahannya. tetapi, ternyata semua itu salah. Justru perubahannya sangat berbeda jauh dari apa yang pernah terbanyangkan betapa ngerinya. Semua karena Allah tentunya,saia yang salah menilai nampaknya harus lebih banyak memperhatikan dan mengamati daripada hanya sekedar melihat. Melihat itu hanya sebatas yang nampak saja, tetapi dengan memeperhatikan dan mengamati mungki ada banyak kebaikan yang tak dapat terlihat oleh mata.

Bukan bermaksud menggeneralisir tentang lingkungan atau apapun yang berbau m*****r, namun jika Allah sudah berkehendak maka segala sesuatu bisa saja terjadi. Semua terjadi karena kuasa Allah,benar2 luarrr biasa,subhanallah!!

luv u Q-da!!!

rabb,,kami begitu menyayangi mereka. dalam tiap langkah kami selalu ada harapan agar kami bisa malangkah bersama-sama. Dalam suka kami berjalan beririnagn, dalam duka kami sempatkan berbagi kesedihan. segala apa yang ada dalam diri ini bukanlah rahasia lagi diantara kami. Kejujuran, keterbukaan, dan segalanya kami bagikan. namun, akhir2  ini ada hal kecil yang tak sanggup menjaga kami dari amarah dan emosi yang meluap-luap.Mungkin ini wujud rasa persaudaraan kami yang diungkapkan secara berebihan dan kurang pada tempatnya, maunya bercanda tapi dimaknai lain. atau inginnya bercanda tetapi belum bisa menempatkan pada situasi yang seharusnya.

rabb,,kautkan ikatan kami!!!kami berharap cinta yang kami bangun adalah cinta karenaMu,bukan karena cinta kami terhdap kesengan dunia, kesamaan hobby,dan karena keterikatan yang lain. semua itu kami harap jadi pupuk dalam persaudaraan kami.semoga kerikil kecil ini segera hilang dari perjalanan ukhuwah ini.luv u coz allah,saudaraku!!

Pak Kahar,selamat jalan!!!

ada yang berbeda ketika saia mulai memasuki ruangan. Atmosfer kebahagiaan menyelimuti kembalinya beliau ke rumah yang selama bertahun-tahun menyimpan banyak kisah untuk dikenang. kebahagiaan untuk bersamanya dalam suka duka setelah kesembuhannya. kebahagiaan untuk kembali merangkai mimpi2 yang tadinya tidak terbayangkan untuk jadi lebih baik. Segala kesan dan semangat optimis untuk memulai segalanya lebih baik dan lebih indah mulai dirajut kembali tak peduli apapun yang akan terjadi nanti. Hanya kepercayaan pada Allah dan kesungguhan niat untuk merubah segalnya lebih baik.

senyum terkembang dimana2, walaupun pada akhirnya tangis pecah seketika saat beliau mulai mengungkapkan perasaan2 beliau yang belum sempat teucapkan sebelumnya. Keinginan membuat gubuk ukuran 3×3m di tanah dekat rumah sebagai tempat berteduh ketika panas dn hujan,sama persis ceritanya ketika ‘aKung kami hendak meninggalkan kami selamanya.Sekedar kata2 yang sewajarnya kami pikir, tetapi apakah itu semua pertanda??wallahu ‘alam..

… continue reading this entry.

rodi yang tak mengenakkan di salah satu sisinya. yang lain…mmmm…mauuuuuu!!!!

Setelah dua hari lamanya menahan kekecewaan dan kepayahan menghadapi anak2 yang hiperaktif akhirnya dengan senang hati saia mengundurkan diri dan tidak lagi berharap menemui kasus yang sama pada kesempatan yang berbeda.Ternyata kasus yang serupa tak hanya saia alami sendiri, Yudh,Dud, As,Ai’,Aul,Phuw pun juga merasakan kepayahan yang serupa meski di tempat yang berbeda. Apakah semua orang yang terdidik sudah tidak lagi belajar sopan santun.Atau karena sopan santun sudah jadi makanan sehari-hari mereka sehingga mereka muak dan bosan???

Rasanya tak ada alasan yang sanggup menjelaskan semua ini,dan tentunya sopan santun bukanlah hal yang pantas ditinggalkan oleh siapapun dan dari sekolah seelit apapun. mMeskipun tergolong rodi dan materialistis, tetapi tak seharusnya ada perlakuan yang sekacau itu. dan salahkan jika kami berharap mendapatkan hak yang sudah sewajarnya kami dapatkan????

Ujian di kala puasa…teman2..saia tahu bagaimana rasanya diperlakukan seperti itu.tabahkan hatimu,nak!!!Semoga Allah mengmpuni dosa2 mereka dan mengembalikan mereka ke jalan yang lurus.

…ba’da tahmid dan shalawat..

Semakin hari semakin bertambah banyak dan semakin banyak hingga menembus batas harapan.Benar-benar bingung antara rasa syukur yang begitu dalam atau sebuah ujian hidup yang belum terselesaikan. Namun, apapun kondisinya inilah wujud kasih sayang Allah agar hambaNya lebih baik dan dapat belajar dari apa yang telah Ia anugerahkan. Tak ada salahnya mencoba untuk berfikir efek positif dari semua ini, meskipun efek samping yang membuat kepala nyut-nyutan juga tak bisa dihindarkan.Apakah semua ini berkaitan dengan kebiasaan menunda pekerjaan???ataukah hanya berhubungan dengan  pengambilan keputusan???

… continue reading this entry.

kembalilah pada hati yang suci!!!

Kebanggaan,  kekayaan, kepemilikan memang hal yang tak selamanya akan setia menemani seseorang. apa jadinya ketika Allah mengambil apa yang selama ini menjad hal yang paling kita banggakan??bagaimana jika Allah menjadikan kekuatan yang kita miliki sebagai kelemahan kita yang tak terduga??apa yang kita rasakan jika kekayaan melimpah yang hadir dalam hidup kemudian hilang bersama tiupan angin??Kepemilikan yang sangat kita yakini adalah milik kita untuk selamanya jika akhirnya juga begitu saja menjadi debu, apa yang terjadi??

… continue reading this entry.

say thanks..

alhamdulilah, segala puji hanya bagi Allah yang nyawa saia ada dalam genggamannya. Sungguh, awal yang begitu keras untu dilalui..tetapi akhir yang begitu indah dan menyenangkan. Tak pernah terbayangkan betapa Allah lah yang Maha Berkehendak atas segala apa yang pernah menjadi ketakutan dan ketidakpastian. Hanya Allah saja yang Maha Memahami apa yang sangat kita butuhkan dalam kondisi darurat seperti itu, tak ada lagi hal yang lebih menggembirakan ketika takut dan harap datang secara bersamaan kecuali dengan memohon kepadaNya. Menyerahkan segalanya pada yang Maha Memiliki Segalanya, meskipun pada akhirnya banyak kesalahan yang menjadi pelajaran di kemudian hari. Namun, inilah hal yang paling indah-menemukan hikmah dari kenyataan pahit yang berakhir dengan kebanggaan dan air mata kebahagiaan.

… continue reading this entry.

..Nox,Yudh,Dud yang “genuine”

..Benar saja,topik yang tidak cukup lucu dan menghibur ketika harus membicarakan tentang “perilaku yang genuine bagi Nox,Yudh,Dud” karena semuanya hanya akan kembali berkutat pada dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.yah,,seolah tak ada pilihan bagi saia untuk sedkit saja tahu dan membuka mata terhadap dunia di luar “bumi” ini.Jawabannya adalah karena hanya orang2 yang ada dalam ruangan itu saja yang genuine.Lalu apa kabar “dunia” di luar sana Yudh,Dud??..Hmm,,betapa susah rasanya menemukan hadirnya perilaku itu.Hwa,,dan hal utama mendasari itu bukankah hanya sekedar obrolan nan garing saja.Begitu kan Nox??yakinkan saia apa yang kalian katakan adalah hanya berlaku pada sebagian orang saja.

Sebenarnya tak perlu banyak kata2 untuk melihat itu semua,toh semua orang dilahirkan dalam keadaan yang serba berbeda.jadi,kenapa pula hanya terbatas pada orang2 pribumi saja??Tapi,ada satu hal juga yang menghantui saia karena memang mau atau tidak,sadar atau tidak “orang2 pribumi” ini adalah orang yang sedikit memahami berperilaku genuine dan sedikit tahu tentang apa dan siapa orang yang ada di depan mereka,walaupun tak semua juga begitu.Lalu,,bagaimana ini Nox,Yudh,Dud??haruskah ditata ulang??ataukah tetap membairkan segala sesuatunya mengalir begitu saja tanpa ada kendali??..

..Cukup memakan waktu juga untuk memikirkan itu sampai habis.rasanya jawaban ada di tangan masing2 saja lah!!!Lhyna dengan apa yang sedang dialirkannya,Nox dengan apa yang diyakininya benar,Yudh dengan apa yang membuatnya tersiksa namun tetap melanjutkannya,Dud dengan kebingungan dan harapannya,Bu And dengan kepasrahannya,As dengan segala apa yang tak pernah keluar dari mulutnya,Ko dengan tetap mencari apa yang ia cari,Phuw dengan kebanggaanya untuk menjadikan orang lain kebingungan karenanya.Hmm,,so krig2!!!

kerucut vs persegi panjang

Inginnya kerucut tetapi yang ada adalah persegi panjang dengan masing-masing sisi yang berlainan dan memaksanya harus ada dalam satu barisan dan mengikatnya dalam satu jalan yang berbeda dengan awalnya.Bukan perkara mudah untk menyatukan empat sisi tersebut dalam satu kesamaan apalagi satu tujuan. Tak bisa juga muncul dari paksaan atau tekanan,tetapi justru disinilah titik ujiannya dimana bisa menjadikan keempat sisi tersebut menjadi dirinya sendiri dalam satu barisan yang rapi,teratur,dan tak mengikat seperti persegi panjang.

… continue reading this entry.

..Percayakan semuanya,maka Allah akan menjawabnya!!!..

tak semudah membalikkan telapak tangan,hanya sekedar untuk mengejar sesuatu yang sudah jelas di depan mata kita. Ternyata harus kita sadari bahwa sesuatu yang pasti pun kadang harus berada pada posisi terakhir untuk mendapat  giliran.Kunci dari semuanya adalah kesabaran dan kesyukuran atas semua yang telah hadir di depan kita,menjadi bagian dalam hidup kita, atau hanya sekedar mampir dalam hidup kita.tak perlu banyak berkata-kata sebenarnya,tetapi jika melihat kemampuan dan kekuatan maka tak akan sanggup rasanya tanpa karya dari Allah sehingga semua jadi serba tearah seperti ini. Tinggal menunggu saat yang tepat dan orang yang tepat untuk menjelaskan semua keadaan ini dan akhirnya semua selesailah sudah.

selalu berharapan baik karena Allah tak akan pernah lupa karena telah menciptakan ummatNya.

memang semuanya harus begini adanya!

Memang harus disadari betul bahwa sesuatu yang lahir karena keterpaksaan maka hasilnya pun akan serba terpaksa:terpaksa baik,terpaksa indah,terpaksa nyaman,terpaksa bahagia,dan terpaksa karena sebuah keterpaksaan. Namun,apakah selama ini semua hal yang baik hanya timbul karena keterpaksaan atau sekedar hanya tak ingin melihat orang lain bersedih karenanya. Hal yang sedikit membuat saia ragu akan kenyataan ini adalah sebuah kesalahan dengan tidak mengungkapkan apa yang sebenarnya dirasakan,sementara hatinya menangis dan ingin segera megeluarkan kata-kata yang tertahan di mulutnya,namun tidak bisa!!

… continue reading this entry.

keep fightin’!!!!

Bingung harus mengawali darimana tentang sebuah cerita yang membuat mata saia terbuka lebar bahwa segalanya gagal mungkin saja terjadi setelah sebaik dan sekeras apapun kita berusaha. Mencoba kembali menhadirkan makna keikhlasan dan yakin akan adanya Sang Pemilik segalanya saia rasa membantu saia akan banyak hal dan yang pasti tentang sebuah kesadaran penuh bahwa Allahlah yang bermain di atas segala usaha dan doa ummat manusia. Tak ada lagi yang menjadi hadiah terindah kecuali pelajarn berharga untuk tidak menjadikan hal-hal yang dapat menjadikan semuanya lebih kacau kembali terulang. Tak pernah berharap untuk jatuh pada lubang yang sama seperti apa yang dialami kebanyakan orang.

… continue reading this entry.

be patient!!!

Salah satu hal yang sering membuat energi kita terkuras adalah timbulnya rasa ketersinggungan diri. Munculnya perasaan ini sering disebabkan oleh ketidaktahanan kita terhadap sikap orang lain.

Ketika tersinggung, minimal kita akan sibuk membela diri dan selanjutnya akan memikirkan kejelekan orang lain. Hal yang paling membahayakan dari ketersinggungan adalah habisnya waktu kita menjadi buah roh.

Efek yang biasa ditimbulkan oleh rasa tersinggung adalah kemarahan. Jika kita marah, kata-kata jadi tidak terkendali, stress meningkat, dan lainnya. Karena itu, kegigihan kita untuk tidak tersinggung menjadi suatu keharusan.

Apa yang menyebabkan orang tersinggung? Ketersinggungan seseorang timbul karena menilai dirinya lebih dari kenyataan, merasa pintar, berjasa, baik, tampan, dan merasa sukses.

Setiap kali kita menilai diri lebih dari kenyataan bila ada yang menilai kita kurang sedikit saja akan langsung tersinggung. Peluang tersinggung akan terbuka jika kita salah dalam menilai diri sendiri. Karena itu, ada sesuatu yang harus kita perbaiki, yaitu proporsional menilai diri.

Teknik pertama agar kita tidak mudah tersinggung adalah tidak menilai lebih kepada diri kita. Misalnya, jangan banyak mengingat-ingat bahwa saya telah berjasa, saya seorang guru, saya seorang pemimpin, saya ini orang yang sudah berbuat. Semakin banyak kita mengaku-ngaku tentang diri kita, akan membuat kita makin tersinggung.

Ada beberapa cara yang cukup efektif untuk meredam ketersinggungan

Pertama, belajar melupakan.

Jika kita seorang sarjana maka lupakanlah kesarjanaan kita. Jika kita seorang direktur lupakanlah jabatan itu. Jika kita pemuka agama lupakan kepemuka agamaan kita. Jika kita seorang pimpinan lupakanlah hal itu, dan seterusnya. Anggap semuanya ini berkat dari Allah agar kita tidak tamak terhadap penghargaan. Kita harus melatih diri untuk merasa sekadar hamba Allah yang tidak memiliki apa-apa kecuali berkat ilmu yang dipercikkan oleh Allah sedikit. Kita lebih banyak tidak tahu. Kita tidak mempunyai harta sedikit pun kecuali sepercik titipan berkat dari Allah. Kita tidak mempunyai jabatan ataupun kedudukan sedikit pun kecuali sepercik yang Allah telah berikan dan dipertanggung jawabkan. Dengan sikap seperti ini hidup kita akan lebih ringan. Semakin kita ingin dihargai, dipuji, dan dihormati, akan kian sering kita sakit hati.

… continue reading this entry.

..whats wrong??..

Sepertinya saia tidak melakukan tindak kriminal apapun akhir-akhir ini,tetapi ada2 saja ulah orang-orang yang hanya ingin mengambil keuntungan dari keadaan yang sedang memaksa saia untuk tetap bertahan dalam posisi kuda-kuda saia.Dengan seenak perut mereka,dengan tanpa beban mereka sengaja menawarkan hal-hal manis yang seakan bisa melunakkan kekerasan hati saia kepada mereka.Sepertinya mereka tak puas hanya bermain dengan kata-kata palsu untuk menarik saia,saia bahkan merasakan adanya kekauatan kuat ynag terus mendorong saia untuk mengikuti apa kata mereka.Tetapi saia yakin,ini bukan sulap bukan juga sihir karena saia cukup tahu dengan siapa saia berhadapan.

    1. Hanya saja,rasanya tak ada kekuatan dalam diri saia untuk melawan apa yang mereka inginkan.Sms dan bahkan telefon yang membanteng butapun mereka lancarkan atas perlakuan kurang tegas saia.Memang saia akui,saia sedikit dan hampir tertarik dengan apa yang mereka sampaikan.Dengan hal-hal yang kemudian membuat saia cukup tersadar bahwa segala sesuatu butuh usaha dan kerja keras untuk mencapainya,terutama hal yang berkaitan dengan apa yang mereka samapaikan.Namun,ternyata saia salah karena telah meninggalkan Allah sebagai satu-satunya Dzat yang Maha Mengetahui dan Maha Mendengar doa hambaNya.Dan karena itulah,akhirnya saia pun terhindar dari jeratan mereka.banyak teman-teman yang kemudian Allah kirimkan untuk menjawab doa-doa saia.terima kasih ya Rabb!!
  • …not responding©…

    Meski terasa berat,namun langkah ini tetap harus terus melaju.Melaju untuk maju dan untuk menjadi seseorang yang memang layak menerima kepantasan yang memang diupayakan,bukan karena hal lain.Dan melaju terus sampai batas akhir perjuangan,meski kadang lelah tak tertahankan,kantuk menjadi godaan dan banyak hal menjadi penghalang..namun sekali lagi langkah ini harus terus melaju.Seperti cita-cita yang pernah terukir dan seperti bintang yang tak pernah lelah dan berkeluh kesah atas hadirnya mendung yang mungkin menggeser keindahannya untuk sesaat.Namun,yakinlah keindahannya tak akan pudar hanya karena memberi kesempatan kepada mendung untuk menggantikan hadirnya sementara waktu.Dan sungguhlah bahwa sinarnya tak akan pernah hilang tergantikan oleh apapun meski ketidakhadirannya sering menjadi harapan.itulah bintang!!

    … continue reading this entry.

    hamasah,teman!!!!

    Tak pernah saia bayangkan kejadian sebenarnya adalah jauh lebih rumit dari apa yang sanggup saia pahami.Mengerikan!!Bahkan semua yang saia dengar dari sumbernya langsung yang lebih tajam dan terpercayapun rasanya belum cukup menjawab kekagetan dan ketadakpercayaan saia.Bagaimana semua ini bisa terjadi selama ini dan bagaimana mereka sanggup menjalani semua ini??Rasanya hanya mereka berdua yang mampu menjawab pertanyaan saia ini,dan mungkin bukan lagi dengan kata-kata tetapi cukup hanya sekedar dengan senyuman saja atau bahkan dengan banjir air mata. Sungguh,tak benar apa yang saia sangkakan kepada mereka selama ini!!Dan pada akhirnya setelah semuanya jelas terjawab olehnya sendiri akhirnya saia paham betapa tak mudah perjalanan yang mereka jalani selama ini.Tetapi satu hal yang akhirnya menjadi menarik untuk dipahami adalah semua keadaan yang menghimpit inilah yang pada akhirnya mampu menjadi cambuk bagi “de’ Ta” khususnya untuk bangkit dari ketidaksadarannya selama ini,dan inilah hidup baru baginya.Tak ada hal lain yang menjadi pelajaran terindah dan terhebat kecuali dari pengalaman yang dy alami sendiri.Nampaknya saia cukup ketinggalan banyak hal dari perjalanan hidupnya.Cukup lama mengenalnya membuat saia terlalu yakin kalau dy akan sanggup bertahan dengan semua keoptimisannya dan kepantangmenyerahannya.Semoga pula saia bisa mengikuti kebaikannya dengan sama sekali menerima apa yang telah digariskan untuknya.pada dasarnya dy adalah anak yang cukup paham dengan hal apa yang harus dy lakukan dalam kondisi seperti yang sekarang dialaminya,namun permasalahan yang saia sedikit khawatirkan adalah lingkungan yang tidak sehat yang bisa meracuni otaknya.dan kemudian mengajaknya kembali kepada hal yang sangat-sangat tak pantas dan tak layak untuk diperjuangkan.

    Semoga semua ini menjadi pelajaran yang luar biasa dan dapat diambil hikmah olehnya dan oleh saia juga.

    pecahkan saja gelasnya!!biar ramai,,

    Wah,sepertinya ada yang salah dengan penglihatan saia!!!Jadi pengen malu rasnya…padahal sudah benar-benar tertulis di sana tetapi kenapa masih saja saia berharap saia akan menjadi sahabat yang baik di hari yang baik bagi salah seorang sahabat saia dengan memberikan pengahargaan atasnya.Namun,ternyata oh ternyata Allah tidak meridhoi langkah yang saia pilih.hagh.Kata teman2 saia harus lebih banyak membaca agar tidak salah menafsirkan kata2 lagi,,dan satu hal lagi yang mereka pesankan kepada saia….belajar Bahasa Jawa!!hiiia…padahal saia hanya ingin jadi orang yang baik..tetapi mungkin cara saia tidak baik!!!hahhahaa,,,sedih nian!!!

    Itulah fungsi dari barang “pecah belah”…menjadi alat yang harus siap sedia setiap saat ketika timbul keinginan untuk memecahkannya!!hiiiiiaaaaaaaaaaaa….krik..krik nian!!!!

    intinya:PECAHKAN SAJA GELASNYA!!!!biar ramai,biar gaduh samapi mengaduh!!!dan hasilnya “aduuuuuhhh,,mateng dagh!!!”

    ¤mendadak montir¤

    Meski tak yakin benar  dengan apa yang baru saia alami,tetapi saia mencoba untuk melakukan yang terbaik yang saia bisa.Segala kemampuan telah saia keluarkan,meski pada akhirnya saia juga tak bisa sepenuhnya memberi pertolongan seperti apa yang menjadi harapan banyak orang kala itu.Yang terfikir saat itu hanya bagaimana cara membuat “ujian” segera berakhir dengan usaha dan doa.Tanpa peduli kiri dan kanan saia segera tancap gas seolah tak ingin banyak berkata-kata dan tanpa banyak bermanis-manis muka,harapan saia semoga semua segera dapat terselesaikan dan bukanya sesuai apa yang saia fikirkan.Kali ini cerita berbalik 180° sedikit serong ke arah kiri.

    … continue reading this entry.

    « Entri lama